24 Juli, 2020

Review Film Searching (2018)


A TECHNICAL & CULTURAL TRIUMPH

Jika biasanya peran utama Asian baru muncul jika ceritanya terkait budaya Asia, film ini tidak memberi penjelasan sama sekali tentang alasannya menceritakan keluarga Asian-American, dan itu adalah kemajuan besar bagi isu inklusifitas Hollywood. Sebenarnya tidak ada yang baru dari sisi cerita yang hanya berporos pada upaya seorang ayah bernama David (Cho) memecahkan misteri hilangnya sang putri, Margot (La). Hanya saja, cerita sepenuhnya dituturkan lewat sudut pandang komputer.

Keraguan saya atas konsep ini langsung terbantahkan dengan prolog yang secara efektif menjelaskan situasi sekaligus langsung menguras emosi, persis seperti prolog Up (2009). Rasa penasaran saya tentang bagaimana film menjelaskan hal-hal yang lebih rumit pun terjawab dengan polah inventif sutradara yang cerdik menggunakan berbagai media: Social Media, CCTV, TV News, Home Video, dll. Penggunaan hal tersebut dilakukan bertahap sejalan dengan proses pengungkapan misteri sehingga mampu menjaga penonton tetap penasaran.

Metode desktop horror ini paling baru digunakan oleh Unfriended (2015) dan, karenanya, saya tidak tertarik memfokuskan ke bagian tersebut. Hal yang lebih menarik adalah John Cho yang sukses mentransfer kegundahannya ke penonton meski hampir sepenuhnya berakting sendirian di depan layar. Saya merasa menjadi Ayah dan ingin menemukan Margot. Di tengah keseriusan ini, paling tidak ada 1 momen "comedy gold" tentang Justin Bieber yang seketika membuat satu studio tertawa lepas. Kritik atas dunia digital pun kerap dilontarkan dan rasanya mustahil jika kita tidak sedikit tersentil.

Sayangnya, film ini seperti tidak tau kapan harus berhenti. Berbagai intrik yang ada memang seru untuk diikuti, namun revelation yang bertumpuk di ending dapat menyebabkan kesan "too much" dan melelahkan. Meski demikian, hal itu hanyalah masalah selera. Film seperti ini, Bad Genius (2017), dan A Quiet Place (2018) tetap dapat menjadi bukti bahwa para sineas masih punya banyak ruang untuk berinovasi di jaman dimana semua hal terkesan sudah pernah dilakukan.

Rotten Tomatoes: 93% (67 critics)

#moronthriller #johncho  #asianamerican #moronmystery #searching

0 komentar:

Posting Komentar