20 Juli, 2020

Review Film The Man from the Sea (2018)


TENGGELAM DALAM MEGAHNYA DUALISME LAUT

Setelah memenangkan Jury Prize pada Festival Film Cannes 2016, nampaknya Koji Fukada ingin sedikit bersantai, menciptakan film bernuansa teduh, ringan, namun tetap sarat makna. Tempat mana lagi selain perpaduan sempurna laut dan Indonesia yang mampu mewujudkan tujuannya? Maka jadilah ia menyelam kedalam megahnya lautan Indonesia, menyajikan visual memanjakan mata, disertai cerita ringan namun dilengkapi dengan dualisme yang tidak bisa dianggap remeh.

Seorang pria asing, tanpa nama, tanpa ingatan dan tanpa asal-usul ditemukan terdampar di bibir pantai oleh warga setempat. Ia tak banyak bicara ataupun berekspresi, mereka menamainya Laut (Dean Fujioka). Takdir mempertemukannya dengan Takashi (Taiga), pemuda Jepang yang hidup di Indonesia, Ilma (Sekar Sari) seorang sineas dokumenter, Kris (Adipati Dolken) juru kamera yang lugu dan tulus, serta Sachiko (Junko Abe), sepupu Takashi yang mencari kepingan masa lalunya. Bersama Laut, mereka menemukan cinta dan persahabatan lewat serangkaian kejadian magis.

Koji Fukada bermain dengan rasa dan nalar penonton, diantara lucu dan serunya interaksi para tokoh yang bermain apik, beberapa adegan surealis disisipkan tepat momen. Kita akan melihat bagaimana laut membuat para tokoh mampu berjalan diatas lautan, atau dirinya yang bak penyihir mengendalikan air untuk menyelamatkan nyawa seorang gadis kecil dan juga merenggut nyawa orang lain tanpa kejelasan motif pada lain kesempatan. Seolah Laut menjadi representatif "Laut" sesungguhnya, sumber kehidupa sekaligus sumber perenggut kehidupan jika tidak kita waspadai. Ilma, Kris, dan Sachiko juga disatukan oleh kisah Tsunami Aceh 2004 silam, menambah relevansi film.

Fukada memang benar-benar ingin mengajak penonton menikmati film ini. Sinematografi memukau, kisah cinta, dan persahabatan lewat interaksi keseharian apa adanya dan sejuta pertanyaan tentang Laut seolah membawa kita tenggelam dan merenung. Sejatinya seperti itulah adanya kehidupan dan laut, penuh misteri yang tidak perlu kita ketahui sepenuhnya, cukup saja kita nikmati penuh khidmat.

#Themanfromthesea #Indonesia #Jepang #Laut #Adipatidolken #reviewfilm #JAFF2018 #Sea

0 komentar:

Posting Komentar