31 Juli, 2020

Review Film Green Book (2018)


DOES CROWD-PLEASER EQUAL A BAD MOVIE?

Green Book adalah sebuah road film yang bercerita tentang seorang bodyguard berpengalaman bernama Tony Lip (Mortensen). Ia disewa oleh Don Shirley (Ali), seorang pianis African-American, untuk menjadi driver turnya ke Amerika bagian Selatan dimana rasisme mengakar kuat. Dibekali sebuah panduan anti rasisme bertajuk The Negro Motorist Green Book, perjalanan penuh makna pun dimulai.

Bisa dibilang Green Book adalah salah satu film yang paling diperbincangkan tahun ini. Pasalnya, sang sutradara kerap dianggap sebagai "kelas B". Banyak audiens dan kritikus pun ragu jika film tipe crowd pleaser ini pantas masuk nominasi Best Picture.

Bagi saya, Green Book adalah "a great movie with problems". Salah satunya adalah inkosistensi yang jelas terlihat, seperti perubahan Tony “Lip”. Di awal kita melihat sifatnya yang sangat rasis, namun tiba-tiba sifatnya berubah 100 persen dan menjadi lebih “hitam” dari Shirley tanpa ada development yang jelas. Ada lagi perubahan sifat Don yang di build-up sebagai pemegang teguh harga diri namun akhirnya kembali ke perangai semula. Masalah lainnya adalah sedikit ketidakseimbangan dalam menampilkan karakter hitam-putih Don dan Lip. Ironisnya, Lip justru terkesan seperti "white savior", padahal seharusnya kedua tokoh menjadi katarsis satu sama lain.

So, does that make Green Book a bad movie? Faktanya, saya begitu terhibur dan 2 jam durasi film ini tak terasa. Mortensen yang sangat serba bisa dan dedikasi akting Ali adalah faktor utama saya memaafkan kekurangan film ini. Dinamika dan chemistry mereka tersaji secara apik. Mereka mampu menyajikan apa yang ingin disampaikan sehingga membuat penonton tertawa lepas, sedih, haru, dan terbuka hatinya bersama film ini.

Andai dibuat sedikit lebih hati-hati, film ini bisa menjadi the next Driving Mrs. Daisy (1989) dibanding the next Forrest Gump (1994). But hey, sometimes it takes a mainstream flick to reach more people and change hearts and minds.

Rotten Tomatoes:  81% (267 critics)

#moroncomedy #morondrama #greenbook #oscar #rasisme

0 komentar:

Posting Komentar