11 Juni, 2020

Film-Film Survival Terbaik Sepanjang Masa (Bagian 2)

Film-Film Survival Terbaik Sepanjang Masa (Bagian 2).jpg

Baca bagian sebelumnya di postingan Film-Film Survival Terbaik Sepanjang Masa (Bagian 1).

Castaway on the Moon (2009)

Castaway on the Moon (2009).jpg

"Castaway on the Moon" merupakan film komedi romantis asal Korea Selatan tahun 2009 yang disutradarai oleh Lee Hae-jun.

Kim Seong-geun (Jung Jae-young) terlilit hutang yang besar hingga ia memutuskan untuk bunuh diri dengan cara meloncat ke Sungai Han dari jembatan. Namun, ia tidak mati melainkan malah terdampar di sebuah pulau yang berada di tengah Sungai Han. Jaraknya sebenarnya tidak terlalu jauh dari kota namun karena Kim tidak bisa berenang ia pun terjebak disana. Setelah beberapa kali berusaha keluar pulau dan gagal ia menyadari kalau keluar pulau itu pun tak akan mengubah apa-apa di hidupnya karena dari awal ia hendak bunuh diri. Ia pun memilih tinggal di pulau itu dan mencoba bertahan hidup. Kim menjalin hubungan dengan seorang perempuan hikikomori (Jung Ryeo-won) yang memantaunya lewat sebuah kamera. Mereka kemudian berkomunikasi dengan cara yang unik dan menarik.

Mungkin dari kalian ada yang tidak tahu apa itu hikikomori. Hikikomori adalah sebutan untuk seseorang yang mengurung diri di kamar dan enggan keluar rumah, di kita mungkin lebih mengenalnya dengan sebutan no life atau bahasa gaulnya, nolep.

"Castaway on the Moon" tidak menyuguhkan unsur-unsur yang biasa ada di film survival kebanyakan seperti ketegangan dan kengerian. Film ini lebih ceria meskipun mengangkat isu yang cukup keras seperti bunuh diri dan hikikomori tadi. Semua itu disajikan dengan sangat fun serta visual yang menawan, membuat masa-masa survival Kim terlihat seru.

Tagline film ini "Once in a lifetime, there comes a moment that you live in HOPE", sebuah kalimat yang benar adanya, harapan memang penting, bahkan jika itu hanya harapan untuk merasakan sebuah mi. 😀

Frozen (2010)

Frozen (2010).jpg

Ini bukan "Frozen" yang ada Elsa sama Anna ya...

"Frozen" adalah film thriller keluaran tahun 2010 asal Amerika yang disutradarai serta ditulis oleh Adam Green dan dibintangi oleh Emma Bell, Shawn Ashmore, serta Kevin Zegers.

Parker O'Neil (Emma Bell), Joe Lynch (Shawn Ashmore), dan Dan Walker (Kevin Zegers) menaiki sebuah lift kursi yang seharusnya sudah waktunya tutup karena akan ada cuaca buruk. Mereka memaksa penjaga lift kursi Jason (Ed Ackerman) untuk memperbolehkan mereka menaiki lift kursi untuk terakhir kali. Jason pun mengizinkan mereka bertiga, sayangnya Jason menyerahkan kendali lift pada orang lain hingga akhirnya mereka bertiga terjebak di lift kursi di tengah cuaca bersalju yang sangat mematikan.

Sebuah film dengan plot sederhana yang berfokus pada kengerian serta visual disturbing-nya yang tak main-main.

127 Hours (2010)

127 Hours (2010).jpg

"127 Hours" adalah film biographical survival drama keluaran tahun 2010 dari Inggris. Danny Boyle menjadi sutradara di film ini merangkap sebagai produser bersama Christian Colson serta John Smithson dan juga menjadi penulis skenarionya bersama Simon Beaufoy. Film ini dibintangi James Franco, Kate Mara, dan Amber Tamblyn. Ini adalah kerja sama rumah produksi Inggris dan Amerika Serikat yakni Everest Entertainment, Film4 Productions, HandMade Films, dan Cloud Eight Films.

Aron Ralston (James Franco) sedang menikmati petualangannya di Utah. Sayangnya, petualangannya berujung bencana ketika ia kemudian terjebak di sebuah ngarai di Bluejohn Canyon di bagian tenggara Utah pada April 2003. Tangannya terjepit oleh sebuah batu diantara dua tebing, kini ia harus mencari cara agar tangannya bisa lepas dan pergi dari sana sebelum perbekalannya habis dan tak ada lagi yang bisa ia makan serta minum.

Film survival yang menegangkan, mengerikan, dan bikin mual. Film ini semakin menarik karena diangkat dari kisah nyata. Penyajiannya juga ciamik dengan visual-visual keren yang berhasil menggambarkan pemikiran liar Aron yang mencoba untuk tidak kehilangan kendali saat dirinya mengalami salah satu hal terburuk sepanjang hidupnya. Apakah Aron akan lolos dari batu itu? Well, tonton saja takutnya saya malah menyebarkan spoiler, kasihan buat yang belum nonton, ya walaupun ini bisa dibilang film lama.

Buried (2010)

Buried (2010).jpg

"Buried" adalah film psychological thriller tahun 2010 dari Spanyol yang disutradarai oleh Rodrigo Cortes. Film ini dibintangi Ryan Reynolds dan ceritanya ditulis oleh Chris Sparling.

Paul (Ryan Reynolds) adalah seorang supir truk asal Amerika Serikat yang sedang bekerja di Irak. Setelah diserang oleh sekelompok orang Irak ia terbangun di sebuah peti mati yang sudah dikubur. Ia hanya memiliki korek api, ponsel, dan beberapa alat lainnya untuk membantunya mencari cara agar bisa keluar dari peti mati tersebut.

Untuk kalian yang mengidap klaustrofobia (fobia terhadap ruang sempit) maka film ini dijamin akan membuat kalian tidak nyaman. Bahkan saya sendiri ketika menonton film ini seperti ikut-ikutan merasakan sesak nafas melihat ruang sempit di peti mati tersebut. Meskipun hanya berlatar di satu tempat yakni di sebuah peti mati yang terkubur tapi film ini tidak lah membosankan. Tidak lupa akting Ryan yang ciamik juga berhasil menyuguhkan ketegangan dan sesekali rasa panik di film ini.

The Book of Eli (2010)

The Book of Eli (2010).jpg

"The Book of Eli" adalah film post-apocalyptic neo-western tahun 2010 dari Amerika Serikat. Film ini disutradarai oleh The Hughes Brothers, sementara cerita ditulis oleh Gary Whitta, serta dibintangi Denzel Washington, Gary Oldman, Mila Kunis, Ray Stevenson, dan Jennifer Beals. Pembuatan film dimulai pada Februari 2009 dan mengambil tempat di New Mexico.

Dunia sudah hancur, bangunan yang dulunya berdiri kokoh sekarang runtuh dan hanya menyisakan puing-puing. Di tengah dunia yang sudah porak-poranda, Eli (Denzel Washington) punya misi untuk mengantarkan sebuah kitab suci ke Barat, tempat dimana peradaban dimulai kembali. Tentu saja perjalanannya tidak mudah karena ada sekelompok geng yang mengincar kitab suci milik Eli.

Penggambaran dunia yang sudah hancur menjadi pendukung unsur survival di film ini. Tone-nya yang muram turut membuat film ini semakin terasa lebih mencekam. Konsepnya juga cukup menarik, seorang pria mengantarkan satu-satunya injil yang tersisa di dunia ini ke tempat yang aman. Ending film ini juga cukup memuaskan bagi saya pribadi.

The Way Back (2010)

The Way Back (2010).jpg

"The Way Back" merupakan film survival asal Amerika Serikat yang disutradarai oleh Peter Weir, ia juga ikut menulis skenario film ini bersama Keith Clarke. Film ini merupakan adaptasi memoir berjudul The Long Walk oleh Sławomir Rawicz yang merupakan seorang warga Polandia yang menjadi tahanan perang pada Perang Dunia II. Film ini dibintangi Jim Sturgess, Colin Farrell, Ed Harris, Saoirse Ronan, Alexandru Potocean, Sebastian Urzendowsky, Gustaf Skarsgård, Dragos Bucur, dan Mark Strong.

Sekelompok orang kabur dari gulag (sejenis penjara kamp kerja paksa milik Soviet) di Siberia pada masa Perang Dunia II. Mereka berjalan sejauh 6.400 km melintasi Gurun Gobi, Tibet, dan Pegunungan Himalaya untuk mendapatkan kebebasan dengan pergi ke India.

Memoir The Long Walk sendiri memang masih menyisakan tanda tanya, apakah pengakuan Rawicz tentang perjalanan luar biasa tersebut nyata atau hanya sebatas karangan saja, ada pro kontra dalam hal ini.

Mari kita lupakan soal kontroversi buku dan pengakuan Rawicz, kita bahas soal kualitas film ini. Film ini memiliki durasi yang cukup panjang yakni lebih dari 2 jam, namun semua durasi tersebut tidak disia-siakan. Penggambaran perjalanan dari dinginnya Siberia sampai panasnya Gurun Gobi tersaji dengan indah namun mematikan. Rasa iba tiba-tiba menghampiri kita kala beberapa dari mereka tidak sanggup lagi melanjutkan perjalanan sulit tersebut. Jika kisah ini benar adanya akan menjadi salah satu kisah pelarian paling epik serta luar biasa yang pernah terjadi.

The Reef (2010)

The Reef (2010).jpg

"The Reef" adalah film horor Australia yang ditulis dan disutradarai oleh Andrew Traucki, ini adalah feature film kedua dari Traucki setelah sebelumnya menyutradarai "Black Water".

Matt (Gyton Grantley) , Suzie (Adrienne Pickering), dan Kate (Zoe Naylor) berencana liburan dengan dipandu Luke (Damian Walshe-Howling), teman Matt yang juga mantan pacar Kate. Mereka berempat ditambah Warren (Kieran Darcy-Smith) berangkat menuju Indonesia dengan kapal pesiar dimana Luke sendiri bertugas mengantarkan kapal pesiar tersebut kepada seorang pelanggan di Indonesia. Sayangnya kapal pesiar terbalik dan mereka harus mengambil keputusan berat, tetap tinggal di kapal pesiar yang terbalik menunggu bantuan yang belum tentu kapan datangnya atau memaksakan berenang menuju daratan terdekat yang juga entah dimana daratan tersebut. Mereka berempat kecuali Warren memutuskan berenang mencari daratan, namun keputusan tersebut berakibat fatal karena seekor hiu putih mengikuti mereka.

Saya termasuk orang yang takut akan perairan apalagi yang luas seperti lautan. Saat saya menonton film ini saya benar-benar merinding ketika teror demi teror dari si hiu putih semakin menjadi-jadi. Apalagi fakta bahwa kejadian ini diambil dari kisah nyata membuat film ini semakin menarik sekaligus menegangkan.

The Grey (2011)

The Grey (2011).jpg

"The Grey" adalah film survival tahun 2011 yang disutradarai oleh Joe Carnahan yang juga menjadi produser dan penulis skenario serta dibintangi oleh Liam Neeson, Frank Grillo dan Dermot Mulroney. Film ini berdasarkan cerita pendek "Ghost Walker" dari Ian MacKenzie Jeffers yang ikut serta menulis skenario untuk film berdurasi 117 menit ini.

"The Grey" menceritakan sekelompok orang yang selamat dari kecelakaan pesawat di Alaska. Mereka harus berusaha bertahan hidup dari ancaman dinginnya wilayah bersalju Alaska dan dari para serigala yang terus mengincar mereka.

Sanctum (2011)

Sanctum (2011).jpg

"Sanctum" adalah film thriller tahun 2011 yang disutradarai Alister Grierson dengan cerita yang ditulis John Garvin serta Andrew Wight. Film ini dibintangi Richard Roxburgh, Rhys Wakefield, Alice Parkinson, Dan Wyllie, dan Ioan Gruffudd. Wight juga menjadi produser di film ini bersama James Cameron sebagai produser eksekutif. Film ini dirilis di Amerika Serikat pada 4 Februari 2011 oleh Universal Pictures dan mendapat banyak review negatif namun cukup berhasil di box office dengan meraup pendapatan sebesar $108,6 juta dari biaya produksi yang hanya $30 juta. Film ini juga menerima satu nominasi di AACTA Award dalam kategori Best Visual Effects.

"Sanctum" sendiri menceritakan orang-orang yang terjebak di gua setelah jalan keluar tertutup. Dengan tabung oksigen terbatas mereka harus mengikuti sungai yang ada di dalam gua untuk bisa sampai ke laut dan keluar dari gua.

"Sanctum" secara keseluruhan memang mendapat ulasan yang buruk, bahkan di Rotten Tomatoes film ini hanya mendapat nilai 30%. Namun, jika dilihat dari bagian survival-nya lumayan menghibur dan menegangkan. Sepertinya adanya seorang James Cameron di film ini berpengaruh cukup besar untuk bagian visual nan indah dan mempesonanya.

Life of Pi (2012)

Life of Pi (2012).jpg

"Life of Pi" adalah sebuah film drama petualangan adaptasi novel berjudul sama tahun 2001 karya Yann Martel. Film ini disutradarai oleh Ang Lee dengan naskah adaptasi yang ditulis oleh David Magee sementara para pemainnya antara lain ada Suraj Sharma, Irrfan Khan, Rafe Spall, Tabu, Adil Hussain, dan Gerard Depardieu.

Seorang remaja yang selamat dari kecelakaan di laut harus menjalani perjalanan epik dan luar biasa dengan seekor harimau benggala di sebuah perahu kecil. Ia menyusuri lautan luas untuk mencari daratan dan menyelamatkan diri. Dalam perjalanannya tersebut ia membangun hubungan tak terduga dengan sang harimau.

"Life of Pi" berhasil mendapatkan kesuksesan baik itu dalam ulasan atau secara komersial dengan pendapatan lebih dari $609 juta di seluruh dunia. Film ini berhasil masuk di tiga kategori di Golden Globe Awards dan berhasil memenangkan kategori Best Original Score. Sementara di Oscar, dari sebelas kategori yang menjadikan "Life of Pi" sebagai nominasi, empat kategori berhasil dimenangkan salah satunya Best Director untuk Ang Lee.

"Life of Pi" adalah sajian yang luar biasa. Memukau dan menegangkan secara bersamaan. Visual perairannya adalah salah satu yang terbaik yang pernah saya tonton.

Kon-Tiki (2012)

Kon-Tiki (2012).jpg

"Kon-Tiki" adalah sebuah film historical drama yang diarahkan oleh Joachim Ronning serta Espen Sandberg tentang ekspedisi Kon-Tiki pada tahun 1947. Sebagian besar adegan di film ini diambil di pulau Malta. Karakter utama di film ini yakni Thor Heyerdahl diperankan oleh Pal Sverre Hagen. Film ini merupakan hasil kerjasama perfilman di beberapa negara yakni Norwegia, Denmark, Jerman, Swedia, dan Britania Raya.

Penjelajah Norwegia bernama Thor Heyerdahl (Pal Sverre Hagen) bersama dengan lima pria lainnya mengarungi Samudra Pasifik selama 101 hari mengendarai rakit sederhana dari kayu balsa pada tahun 1947. Ia memutuskan untuk membuktikan sendiri bahwa pendatang dari Amerika Selatan telah menetap di Polinesia pada masa pra-Columbus. Dunia menunggu hasil perjalanan sejauh 8.000 km yang dibiayai pinjaman dan donasi ini.

"Kon-Tiki" menjadi film Norwegia dengan biaya produksi terbesar sampai saat ini. Namun itu tidak sia-sia karena film ini berhasil menjadi film Norwegia terlaris pada tahun 2012 serta menjadi film Norwegia pertama yang dinominasikan dalam kategori Best Foreign Language Film di dua ajang penghargaan film paling bergengsi di dunia sekaligus yakni Oscar dan Golden Globe.

Into the White (2012)

Into the White (2012).jpg

"Into the White" yang dikenal juga dengan judul "Comrade, Lost in the Snow" dan "Cross of Honour" di Britania Raya ini adalah sebuah film tahun 2012 yang berlatar Perang Dunia II arahan sutradara Petter Næss.

"Into the White" merupakan sebuah film berdasarkan kisah nyata tiga tentara Jerman dan dua tentara yang Inggris jatuh di daerah bersalju Norwegia setelah menjalani peperangan udara. Mereka bertemu di sebuah kabin. Kini mereka harus mengabaikan aturan perang serta permusuhan antara negara mereka dan bekerja sama agar bisa bertahan hidup di daerah bersalju tersebut.

Pada dasarnya unsur survival di "Into the White" tidak terlalu kentara, kita bahkan akan lebih berfokus ke bagaimana hubungan antara tentara kedua belah pihak yang awalnya bermusuhan mulai terasa hangat dan menyejukkan. Tapi, tak dapat dipungkiri bagian survival masih mempunyai peranan penting di film ini. Apalagi setidaknya ada satu scene disturbing di film ini yang akan membuat kalian merasa ngeri.

Flu (2013)

Flu (2013).jpg

"Flu" adalah film disaster tahun 2013 dari Korea Selatan yang disutradarai oleh Kim Sung-su. Ceritanya ditulis oleh Jung Jae-ho dan skenarionya ditulis oleh Lee Yeong-jong bersama Kim Sung-su.

Sebuah virus mematikan menyerang kota Budang di Korea Selatan, membuat banyak nyawa melayang dan kota tersebut diisolasi. Kim In-hae (Soo Ae) dan anaknya Kim Mi-reu (Park Min-ha) serta seorang anggota tim SAR bernama Kang Ji-goo (Jang Hyuk) harus berjibaku untuk bisa selamat dan keluar dari kota tersebut.

Ini adalah film survival yang cukup unik, alih-alih bertahan hidup dari binatang buas, bencana alam, atau situasi sulit, "Flu" menyuguhkan kita upaya bertahan hidup ditengah virus yang berbahaya dan bisa membunuh manusia dalam waktu yang relatif singkat.

All Is Lost (2013)

All Is Lost (2013).jpg

"All Is Lost" adalah film drama survival yang ditulis dan diarahkan oleh J. C. Chandor. Film ini dibintangi oleh Robert Redford, ia menjadi satu-satunya pemain di film ini. Ini adalah feature film kedua dari Chandor setelah debutnya sebagai sutradara pada tahun 2011 lewat film "Margin Call". Film ini diputar di Festival Film Cannes pada tahun 2013 sebagai film out of competition.

Seorang pria (Robert Redford), yang sedang dalam pelayaran seorang diri, menemukan kapal pesiarnya bertabrakan dengan kontainer kargo. Dengan perbekalan semakin menipis, ia menyadari, kematian tengah menatapnya.

"All Is Lost" menampilkan penampilan apik dari seorang Robert Redford. Awalnya ia memiliki sebuah kapal pesiar dan alat-alat yang memungkinkannya bertahan hidup di lautan namun satu per satu apa yang ia punya untuk bertahan hidup lenyap oleh ganasnya lautan. Ya, all is lost, semuanya hilang.

Robert adalah satu-satunya pemain di film ini yang berarti keseluruhan film berfokus sepenuhnya pada upaya si karakter utama bertahan hidup di lautan. Film ini juga memiliki sedikit sekali kata-kata yang diucapkan, itu membuat kita sebagai penonton kadang bertanya-tanya apa sih yang akan atau sedang dilakukan si karakter ini. Soalnya si karakter ini tidak berbicara apa-apa tentang apa yang sedang atau akan ia lakukan.

Gravity (2013)

Gravity (2013).jpg

"Gravity" adalah film science fiction thriller tahun 2013 yang disutradarai oleh Alfonso Cuaron, yang juga menjadi penulis bersama sang anak, Jonas Cuaron. Film ini dibintangi oleh Sandra Bullock serta George Clooney.

"Gravity" menceritakan dua astronaut yang terdampar di luar angkasa setelah sebuah insiden menimpa mereka. Kini mereka harus berusaha mencari cara agar bisa pulang ke Bumi dengan selamat.

Baca juga Manfaat-Manfaat Menonton Film

Film ini mengangkat tema yang hampir serupa dengan "Apollo 13" dimana menceritakan orang-orang yang berusaha bertahan hidup di luar angkasa. Namun, rentang waktu pembuatan kedua film tersebut yang sangat jauh membuat "Gravity" memiliki teknologi perfilman yang lebih baik hingga mampu menyajikan visual luar angkasa berkali-kali lipat lebih indah dari "Apollo 13". "Gravity" pun diganjar penghargaan Best Visual Effects di Academy Awards.

Baca bagian selanjutnya di postingan Film-Film Survival Terbaik Sepanjang Masa (Bagian 3).

Keywords: film survival terbaik, terbaru, di hutan, di laut, jepang, bencana alam, nonton film survival, rekomendasi film survival, sepanjang masa, imdb, korea, kaskus, berdasarkan kisah nyata, 2019, 2020, di dunia, sub indo, full movie sub indo

0 komentar:

Posting Komentar